solfaCorners

Sunday, Feb 05th

Headlines
Solfacorners - Share and Sale
 

Hari ini adalah hari sial!!!

User Rating: / 0
PoorBest 
Pernyataan yang sangat wajar bila ketelusuri kembali beberapa hal yang membuatku merasa perlu berteriak didepan layar perak yang tidak bergerak.
Waktu itu jam di telepon genggamku menunjukkan pukul 13.30.
Kepalaku terasa sangat pening, vertigo warisan ibuku seakan mencoba mencegahku berbalik miring.
Melihat pun jadi tak bening.
But I must go, aku sedikit mengigo. Seperti penari gogo kugoda vertigo.
Aku berdiri meraba-raba, turun tangga meraba-raba. Dikamar mandi kembali meraba :p.
Mandi lalu bekerja, itu saja. Rutinitas sudah teratur rapih didalam tas.
Tidak makan? Apa yang bisa dimakan? yang tersisa di meja makan hanya ikan asin sisa kemarin.
Sial!

Waktu di jalan, ternyata cuaca teramat sejuk, membuat merinding bulu kuduk.
Angin kencang menerjang, membuatku menggelinjang.
Mengomelku menyalahkan jaket tipis bau busuk dan buluk.
Sepanjang perjalanan aku merunduk, melindung perut kosong yang tak sempat kuuruk.
“Lalalala” aku berkelakar, mencoba hilangkan lapar.
Ikan asin terkutuk, “seandainya ayam, pasti aku maruk!”.
Sembari buang gas, aku bergegas.
Sial!

Waktu di dapur, aku dikecewakan oleh teman, dia bocorkan rahasia yang kupikir aman.
Aku menyesal bermulut asal, menyesal kepercayaan kujajal.
Vertigo kembali melongo, aku terdiam dongo.
Ditambah lagi staffku absen dengan alasan yang nonsen.
Terasa hati berdegup kencang, besok dia akan kucincang!
Sial!

Masih didapur, ternyata dinner cukup ramai! Hatiku tak damai.
Untungnya preparation cukup, agak gerah keringat menyusup.
Capcipcup kembang kuncup! Sales cukup lumayan, maklum masih tengah bulan.
Tapi jika begini terus, aku bisa tambah kurus.
Sial!

Waktu di kantin, mie ayam langgananku ternyata tutup!
Emosiku meletup-letup.
Napsu makanku jadi tertutup.
Aroma nasi goreng bikin hidung jereng, lihat nasi rames bikin mata gemes
Kopi panas akhirnya kusruput, lumayanlah daripada semaput.
Kukuh ingin makan mie, aku paksakan beli indomie.
Sial!

Waktu di parkiran, Kunyalakan MX-ku dengan semangat, walau kepala terasa rengat.
Aku ingin cepat pulang, pusing tak kunjung hilang malah makin garang menusuk tulang.
Motor berjalan sedikit oleng, untung saja aku tidak meleng.
Kulihat ban belakangku rata memeluk tanah. Aku terperangah!.
Aku hanya menghela napas seperti menahan sakitnya borok bernanah.
Kapan sih aku akan sampai dirumah?
Sial!

Waktu di rumah, badanku terasa lelah.
Dalam hati berteriak “haram jadah”.
Setelah ganti baju yang basah, aku turun ke lantai bawah.
Perutku yang perih berteriak lirih, “aku ingin sesuatu yang gurih!”.
Sesampainya di meja makan, kubuka tudung saji yang letaknya berantakan.
Apa yang kutemukan? Masih ikan asin sisa kemarin yang tadi siang sengaja kulewatkan.
Sial!

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."