Masyarakat umum masih banyak yang beranggapan bahwa bir pletok memiliki kandungan alkohol ataupun bahan yang membuat mabuk. Anggapan itu tidak benar sama sekali, karena bahan-bahan yang terdapat di dalam bir pletok kebanyakan adalah bahan-bahan herbal yang jamak digunakan orang untuk membuat jamu. Sebut saja jahe merah, kapulaga, daun pandan, sereh, kayu manis, dan semacamnya. Ibu Rosiah yang sudah memulai industri rumahan sejak tahun 96 ini tidak segan untuk berbagi resepnya. Ketika ditanya, ia serta merta mengatakan bahwa cabe jawa merupakan bahan yang membuat bir pletoknya terasa beda dari bir pletok lainnya. Pembuatan bir ditangani langsung oleh Ibu Rosiah, sedangkan anak-anaknya hanya membantu pengiriman ke tempat-tempat yang sudah memesan bir buatannya.

Ketrampilan Ibu Rosiah untuk membuat bir pletok ia dapatkan dari Gapokan, semacam gabungan kelompok tani, yang memang mengajarkan orang-orang setempat untuk lebih kreatif dalam membuat industri kecil-kecilan. Untuk urusan penjualan, Ibu Rosiah hanya memasarkannya dari mulut ke mulut. Jika Anda menemukan alamat atau nomor teleponnya di Internet, kebetulan saja ada kerabat yang berbaik hati untuk meletakkan kontak Ibu Rosiah di media berbasis web tersebut. Meskipun tidak dipasarkan secara luas, kepiawaian Ibu Rosiah untuk membuat bir pletok membuat beberapa perusahaan besar seperti perusahaan telekomunikasi ataupun hotel-hotel besar secara teratur membeli minuman berwarna kecoklatan itu dari dirinya.
Harga yang ia patok? Tergantung siapa yang membeli. Jika yang membeli adalah tetangga, maka harganya adalah "harga tetangga". Namun jika yang membeli ialah perusahaan besar, maka Ibu Rosiah menyesuaikan harganya lagi sesuai kemampuan perusahaan tersebut. Selain itu, ia juga rajin mengikuti bazaar, apalagi yang memang diselenggarakan oleh paguyuban Betawi. Cara penyimpanan bir pletok yang enak diminum hangat ataupun diberi es ini tidaklah sulit. Hanya diletakkan di lemari es, maka bir pletok akan tahan selama 5-6 bulan. Namun jika tidak ditaruh di kulkas, daya tahannya bisa sampai 2 minggu. Khasiatnya pun baik untuk kesehatan, seperti mencegah masuk angin, penghangat badan, dan menghilangkan pegal-pegal. Jadi, tertarik untuk mencoba bir pletok?
PS: Baca juga resep membuat Bir Pletok dan Interview dengan Ibu Rosiah si pembuat bir pletok Betawi.



