Sayangnya saya datang kesana pas hari akhirnya yaitu hari sabtu, ada beberapa stand-stand sudah tutup dan pengunjung pun tidak terlalu ramai. Akan tetapi acara tersebut masih saja tetap meriah, dikeunikan J-event ini banyak sekali salah satunya seperti Cosplayer (Costum Player). Biasa cosplayer ini memakai costum-costum yang berhubungan dengan Anime Jepang, seperti contohnya anime Naruto, Bleach, One Piece dll. Sewaktu saya tanya ke salah satu cosplayer ini "Mengapa kalian memakai costum-costum ini ?" mereka pun menjawabnya dengan rasa percaya diri mereka "Kami memakai ini karena senang dan menyukai anime-anime jepang, dan kami sangat suka sekali dengan kebudayaan-nya".
Tapi tidak itu saja, saya mecoba mencari beberapa pengunjung lagi untuk saya interview
mengenai J-event ini.
Apa sih yang tertarik akan J-event ini ?
"Band-nya, band-nya sangat bagus, trus sangat suka dengan bon o dori-nya, trus sama
Hanabinya" ujar Sora, Nami, V-man dan Dinyot.
Bon o dori tuh apa sih ?
"Bon o dori itu sebenarnya dulu dibilang tarian untuk menenangkan arwah" ujar V-man, Sora dan Dinyot.
Sudah berapa lama sih kenal dengan J-event ini ?
"sudah 4 tahun" ujar Ran
"sudah 3 tahun" ujar Nami
"sudah 5 tahun" ujar Dinyot
Kenapa sih diadakan J-event (event Jepang) ini di indonesia khususnya di jakarta ?
"karena untuk memperkenalkan budaya Jepang di indonesia". ujar Dinyot, Nami, Sora, Ran dan V-man
Malam pun mulai menjelang tapi acaranya masih tetap saja meriah karena dimulainya dengan band-band yang mengisi acara tersebut. Karena acara ini adalah acara budaya Jepang, mereka pun membawakan lagu-lagu yang asalnya dari band di Jepang. Kreatif band-band mereka ternyata tidak kalah bagusnya sama band-band yang selain membawakan lagu-lagu dari negara matahari terbit (Jepang). Seperti biasanya akhir dari acara J-event ini diakhiri dengan menari bersama dengan tarian yang bernama Bon o dori serta dimeriahkan dengan adanya Hanabi (kembang api).
| Comments |
|
|
||||||||
|
||||||||
|
||||||||
|
||||||||



